
Sektor Konstruksi Indonesia Diproyeksi Tumbuh 5,4% pada 2026
Laporan industri terbaru memproyeksikan output konstruksi Indonesia tumbuh 5,4% secara riil pada 2026, didorong investasi infrastruktur, energi, dan perumahan.
PT. INA ACI AVIASI
Industri konstruksi Indonesia diperkirakan tumbuh 5,4% secara riil pada 2026, ditopang investasi proyek infrastruktur dan energi, inflasi yang melandai, serta alokasi anggaran yang lebih besar, menurut laporan pasar yang diterbitkan ResearchAndMarkets.com.
Analisis tersebut memperkirakan sektor ini mempertahankan rata-rata pertumbuhan tahunan sekitar 5,9% pada periode 2027–2030, ditopang perumahan, pertambangan, dan infrastruktur transportasi.
Pada Februari 2026, badan pengelola investasi BPI Danantara mengumumkan empat proyek strategis yang mencakup energi berbasis sampah, industri kimia dasar, pertanian, dan infrastruktur digital, dengan total nilai Rp202,4 triliun.
Prospek ini menandakan aliran pekerjaan yang stabil bagi kontraktor, perusahaan rekayasa, dan pemasok material di sepanjang rantai nilai konstruksi Indonesia.
Sumber: ResearchAndMarkets.com via Yahoo Finance — https://uk.finance.yahoo.com/news/indonesia-construction-industry-report-2026-145600639.html


